![]() |
| Ilustrasi |
Soppeng, Sidiknewss - Rombongan perwakilan petani asal Kabupaten Soppeng harus menelan pil pahit. Alih-alih mendapat support, kehadiran mereka di Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII 2026 di Gorontalo justru diabaikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng, terutama oleh sang Bupati.
Mirisnya, para perwakilan petani ini rela merogoh kocek pribadi demi bisa menghadiri acara tersebut.
Ketua KTNA Soppeng, Mursalim, sangat menyayangkan sikap dingin pemerintah daerah. Ia mengaku sudah mengajukan proposal dukungan jauh-jauh hari, namun dicueki tanpa respons hingga mereka terpaksa patungan menggunakan uang sendiri demi membawa nama daerah.
Ironisnya, Bupati Soppeng ternyata juga hadir langsung di lokasi acara yang berlangsung sejak 20 hingga 25 Juni 2026 tersebut. Namun, alih-alih menyapa warganya yang sudah berkorban materi, sang Bupati disebut sama sekali tidak memperlihatkan kepedulian.
"Kami sebenarnya tidak terlalu berharap bantuan dana. Tapi setidaknya ada support moral dari Bupati kita. Lewat telepon pun jadilah. Ini posisinya kita ada di acara yang sama, tapi tidak ada interaksi sama sekali," keluh Mursalim via telepon, Kamis (25/6/2026).
Mursalim menegaskan, kehadiran KTNA di Gorontalo murni demi memperjuangkan inovasi yang nantinya akan diterapkan untuk kemajuan pertanian di Bumi Latemmamala. Sikap acuh tak acuh sang pemimpin dinilai telah melukai hati para petani yang telah berjuang dan berkorban di lapangan.
Hingga berita ini dimuat, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Pemkab maupun Bupati Soppeng terkait kekecewaan mendalam yang disuarakan oleh komunitas petani tersebut.
Penulis: April



Tidak ada komentar:
Posting Komentar