SOPPENG, SIDIKNEWSS - Kodim 1423/Soppeng melalui Posramil Donri-Donri menggelar kegiatan karya bakti pembersihan saluran irigasi di Desa Sering, Senin (18/5), sebagai bagian dari upaya mendukung sektor pertanian dan menjaga lingkungan desa tetap bersih.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 Wita itu dipimpin langsung oleh Pelda Musafir dan melibatkan personel Posramil, para kepala dusun, serta puluhan warga dari wilayah Dusun Wanuatu. Manusia akhirnya berkumpul bukan untuk rapat yang menghasilkan notulen setebal dosa, melainkan benar-benar membersihkan sesuatu. Kemajuan.
Fokus kerja bakti diarahkan pada pembersihan saluran irigasi sepanjang kurang lebih 150 meter. Endapan lumpur, tanah, rumput liar, hingga sampah yang menyumbat jalur air diangkat bersama agar aliran menuju areal persawahan warga kembali lancar.
Selain sampah organik seperti ranting, dedaunan, dan sisa tanaman, peserta juga membersihkan sampah non-organik berupa plastik dan limbah rumah tangga lain yang selama ini menjadi penyebab tersendatnya aliran air. Klasik. Infrastruktur publik sering rusak bukan karena usia, tapi karena kebiasaan membuang masalah ke parit.
Dalam arahannya, Pelda Musafir menyampaikan bahwa karya bakti ini bertujuan memastikan distribusi air ke lahan pertanian warga tetap berjalan optimal. Menurutnya, saluran irigasi yang terawat menjadi bagian penting dalam menjaga hasil pertanian masyarakat, terutama saat kebutuhan air meningkat pada musim tanam.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI, sekaligus bentuk kedekatan aparat dengan masyarakat. Menurutnya, kerja bakti semacam ini menjadi ruang memperkuat silaturahmi, gotong royong, dan kesadaran bersama untuk menjaga fasilitas umum yang menopang kebutuhan hidup warga.
Kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 10.00 Wita dalam kondisi aman dan lancar. Setelah pembersihan selesai, kondisi saluran terlihat lebih bersih dan aliran air kembali normal menuju areal persawahan.
Warga setempat menyampaikan apresiasi atas keterlibatan personel TNI dalam kegiatan sosial kemasyarakatan tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala, sebab irigasi yang terawat bukan sekadar soal saluran air, tetapi menyangkut keberlangsungan hasil panen dan ekonomi warga desa. Di desa, satu saluran tersumbat bisa lebih berpengaruh dari sepuluh pidato pejabat. Begitulah dunia bekerja, tragis tapi efisien.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar