SOPPENG, SIDIKNEWSS - Dugaan praktik setoran dalam penyaluran bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) di Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, semakin menguat setelah rincian jumlah bantuan dan nominal yang diduga dibayarkan kelompok tani mulai terungkap.
Informasi yang dihimpun media ini menyebut sedikitnya terdapat 11 kelompok tani penerima bantuan Alsintan tahun 2025 yang diduga harus mengeluarkan uang dengan nominal berbeda sesuai jenis alat yang diterima.
Nominal harga alat mesinpun kian di dapatkan dengan varian yang berbeda berdasarkan jenisnya,
“Untuk traktor roda empat mereka bayar sekitar Rp50 juta, Multikultor Rp70 sampai Rp75 juta, sedangkan Combine mencapai Rp100 juta,” ungkap sumber yang tidak ingin identitasnya diketahui.
Tak hanya itu, sumber juga membeberkan jumlah bantuan yang tersalur di wilayah Marioriawa, yakni 20 unit traktor roda empat, 10 unit Multikultor, dan 5 unit Combine Harvester.
Rincian angka tersebut kini menjadi sorotan karena dinilai menunjukkan pola yang terstruktur. Publik mulai mempertanyakan bagaimana nominal yang beredar bisa terdengar nyaris sama di sejumlah kelompok tani penerima bantuan.
Jika dugaan tersebut benar, maka total uang yang diduga berputar dari penyaluran Alsintan itu diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Suatu ironi, program bantuan yang seharusnya meringankan petani justru diduga berubah menjadi ladang bisnis, menyisakan kekecewaan bagi masyarakat kecil yang berharap bantuan turun tanpa beban.
Ketua LSM LPKN Soppeng, Alfred Surya Putra Panduu, meminta aparat penegak hukum segera melakukan penelusuran terhadap data penerima bantuan dan alur distribusinya.
“Data jumlah unit dan nominal yang muncul ini tidak bisa dianggap sepele. Tinggal ditelusuri siapa penerima, siapa penghubung, dan siapa yang diduga menikmati aliran uangnya,” tegas Alfred, Minggu (10/5/2026).
Publik kini menunggu langkah aparat untuk menguji kebenaran informasi tersebut, termasuk menelusuri dugaan praktik setoran di balik penyaluran bantuan Alsintan di Kecamatan Marioriawa.
Penulis: Ap



Tidak ada komentar:
Posting Komentar