Soppeng - Sejumlah daerah di Sulawesi Selatan kembali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat atas capaian kinerja pemerintahan tahun 2026.
Tiga wali kota, yakni dari Makassar, Palopo, dan Parepare, serta empat bupati dari Wajo, Sidrap, Gowa, dan Takalar, berhasil meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri.
Prosesi penyerahan penghargaan tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, di Hotel Claro Kendari, Jumat (29/5).
Penghargaan diberikan berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari inovasi pembangunan, pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan dan stunting, hingga tata kelola pemerintahan yang dinilai efektif dan berdampak bagi masyarakat.
Di tengah deretan capaian tersebut, nama Kabupaten Soppeng belum terlihat dalam daftar penerima penghargaan. Kondisi ini memunculkan perbandingan di tengah masyarakat, terlebih saat sejumlah daerah lain terus menunjukkan capaian yang mendapat pengakuan dari pemerintah pusat.
Padahal, jika menoleh beberapa tahun ke belakang, Soppeng bukanlah daerah yang asing dengan prestasi. Kabupaten ini berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI sebanyak 11 kali berturut-turut.
Tak hanya itu, Soppeng juga pernah meraih predikat "Sangat Inovatif" dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2024 tingkat nasional serta masuk dalam TOP 45 Inovasi Pelayanan Publik Nasional melalui program SUTASOMA.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa daerah ini pernah berada dalam jajaran kabupaten yang mendapat perhatian atas inovasi dan tata kelola pemerintahannya.
Namun dalam beberapa waktu terakhir, perhatian publik lebih banyak tersita pada berbagai polemik yang berkembang di daerah. Mulai dari isu tata kelola, dinamika birokrasi, hingga sejumlah persoalan yang menjadi perbincangan di ruang publik.
Situasi tersebut memunculkan harapan agar Soppeng kembali menghadirkan terobosan dan capaian yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Penghargaan yang diraih daerah lain menunjukkan bahwa inovasi, efektivitas pemerintahan, dan keberhasilan pembangunan tetap menjadi tolok ukur penting dalam penilaian pemerintah pusat.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar