Soppeng, Sidiknewss | Hari ini, bumi Latemmamala Soppeng terasa berbeda.
Bukan karena gemuruh, bukan pula karena peristiwa besar,
melainkan karena satu sosok telah tiada:
Andi Akbar Singke (Pung Cambang).
Ia berpulang pada Senin siang,
sekitar pukul 11.50 WITA di RSUD Latemmamala,
setelah beberapa waktu berjuang melawan kondisi kesehatan yang menurun.
Kepergiannya tidak disertai hiruk-pikuk,
namun meninggalkan ruang yang terasa kosong,
terutama bagi mereka yang mengenalnya secara dekat.
Pung Cambang dikenal bukan karena banyak bicara,
tetapi karena kehadirannya yang nyata di tengah masyarakat.
Ia hadir tanpa jarak,
menyapa tanpa sekat,
dan menjalani peran sebagai tokoh dengan cara yang sederhana
namun berarti.
Beberapa waktu terakhir,
ia sempat menjalani perawatan di kediamannya di Lajo,
sebelum akhirnya dirujuk dan menjalani perawatan intensif selama kurang lebih satu minggu.
Kini, ia akan disemayamkan di Lajoa,
di rumah yang menjadi saksi perjalanan hidupnya.
Pihak keluarga merencanakan pemakaman akan dilaksanakan pada hari berikutnya.
Latemmamala hari ini tidak hanya kehilangan seorang tokoh,
tetapi kehilangan satu sosok yang selama ini menjadi bagian dari keseharian warganya.
Dan seperti kehilangan pada umumnya,
yang tersisa bukan hanya kenangan,
tetapi juga kesadaran bahwa tidak semua peran
bisa dengan mudah digantikan.
Penulis: April


