SIDIKNEWSS, SOPPENG - H. Andi Kaswadi Razak (mantan bupati soppeng) sebagai penyedia tempat acara, menilai sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, perputaran ekonomi yang riil sangat ditentukan oleh aktivitas para pelaku usaha di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat pembukaan Pasar Malam Soppeng City Expo 2026 yang menghadirkan berbagai wahana hiburan dan pelaku usaha lokal. Saat ini, sedikitnya terdapat 30 tenant yang telah bergabung dalam kegiatan tersebut dan jumlahnya masih berpotensi bertambah.
"Kalau UMKM diabaikan, maka itu tanda-tanda daerah mengalami kemunduran, karena perputaran perekonomian yang riil ditentukan di sini," ujar H. Kaswadi Razak 13/6/26.
Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Soppeng saat ini mencatat pertumbuhan ekonomi di atas 9 persen. Namun, menurutnya, capaian tersebut sebagian besar masih dipengaruhi oleh belanja pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Kalau sekarang kita bangga dengan pertumbuhan ekonomi di atas 9 persen, kita harus ketahui bahwa mayoritas didominasi oleh belanja APBN, bukan pertumbuhan yang tumbuh dari kreativitas dan inovasi kita sendiri," katanya.
Menurut Kaswadi, sejumlah program yang bersumber dari pemerintah pusat, seperti program ketahanan pangan, MBG, Pertanian, dan berbagai proyek pembangunan, turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, ia menilai kreativitas masyarakat dan penguatan UMKM perlu terus didorong agar pertumbuhan ekonomi yang tercipta dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kaswadi yang juga menyediakan lokasi kegiatan, menyampaikan apresiasi kepada Ketua Panitia Pasar Malam Soppeng, Andi Taufik, beserta jajaran panitia lainnya, termasuk H. Andi Muh. Farid, atas inisiatif dan kerja sama dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, gagasan menghadirkan pasar malam berasal dari kreativitas panitia yang melihat perlunya ruang bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk tetap bergerak di tengah berbagai tantangan ekonomi saat ini.
"Saya hanya menyediakan tempat. Ide dan kreativitas kegiatan ini berasal dari panitia yang mengusulkan kepada kami untuk menghadirkan ruang bagi masyarakat dan pelaku usaha agar perekonomian tetap berjalan," ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan ini, panitia tetap membuka pintu kesempatan bagi pelaku usaha lainnya yang ingin masuk ataupun ikut berpartisipasi.
"Saat ini sudah ada sekitar 30 tenant, dan kami tetap membuka pintu bagi pelaku usaha lain yang ingin bergabung. Tidak ada pembatasan, selama tujuannya sama, yakni mendorong perputaran ekonomi masyarakat," ujarnya.
Pasar malam yang direncanakan berlangsung selama 28 hari itu diharapkan menjadi wadah bagi UMKM dan komunitas masyarakat dalam meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat pertumbuhan yang lahir dari kreativitas dan inovasi masyarakat Kabupaten Soppeng.
Sementara itu, Ketua Panitia Andi Taufik bersama jajaran panitia lainnya berharap kegiatan tersebut dapat berjalan lancar hingga hari terakhir dan memberikan manfaat bagi para pelaku usaha maupun masyarakat yang menikmati berbagai wahana hiburan yang tersedia.
Penulis: April



Tidak ada komentar:
Posting Komentar