Soppeng, Sidiknewss | Isu dugaan pelecehan terhadap peserta praktik kerja lapangan (PKL) mencuat dan menyeret nama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Soppeng. Dugaan disebut terjadi pada tahun 2025 yang seolah menjadi kasus tertutup.
Informasi awal berasal dari seorang sumber yang mengaku berada di lingkungan sekolah yang sama dengan terduga korban. Ia menyebutkan adanya dua siswa yang diduga menjadi korban terbaru dan memilih untuk pindah lokasi PKL setelah kejadian tersebut.
Sumber tersebut juga mengungkapkan bahwa dugaan peristiwa serupa disebut-sebut telah terjadi lebih dari sekali. Namun, klaim tersebut belum dapat diungkap secara umum.
Indikasi lain muncul dari tangkapan layar percakapan WhatsApp yang didapatkan. Dalam percakapan tersebut, seorang siswa mengakui pernah dibawa ke salah satu ruangan di kantor dan mengalami tindakan tidak pantas, termasuk dugaan kontak fisik berupa ciuman.
Meski demikian, saat dikonfirmasi secara langsung oleh wartawan, salah satu pihak yang diduga korban memilih tidak memberikan keterangan lebih lanjut dan enggan membahas kejadian yang diduga dialaminya.
Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Soppeng Drs. Kanaruddin, M.Si. pada Sabtu, 18/04/2026. Dalam pernyataannya, ia membantah adanya kejadian pelecehan seperti yang beredar.
Pihaknya menyatakan tidak mengetahui adanya peristiwa tersebut dan mempertanyakan munculnya isu secara tiba-tiba.
Namun, mereka membenarkan bahwa terdapat peserta PKL yang berpindah tempat pada periode yang dimaksud.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi yang disampaikan kepada aparat berwenang terkait dugaan tersebut. Kasus ini masih memerlukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Penulis: April



Tidak ada komentar:
Posting Komentar