![]() |
| ilustrasi |
Soppeng, Sidiknewss – Semangat pasca-panen di Bumi Latemmamala dipastikan akan terasa berbeda tahun ini. Komunitas Tenri Jammpae siap menggelar ajang otomotif rakyat yang unik dan bergengsi bertajuk "Kejuaraan Taxi Gabah 72 Cup I 2026".
Mengusung tema “Taxi Gabah dari Sawah untuk Prestasi dan Budaya”, kompetisi ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 22–23 Agustus 2026, bertempat di Sirkuit Taxi Gabah Malaka, Desa Lapajung, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.
Melalui ajang ini, taxi gabah yang merupakan motor modifikasi pengangkut padi milik petani lokal kini naik kelas menjadi simbol kreativitas sekaligus identitas budaya masyarakat agraris Sulawesi Selatan.
Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Alfred Surya Putra Anduu, kejuaraan perdana ini bukan sekadar ajang balapan motor biasa, melainkan wadah positif untuk mempererat silaturahmi antara petani, pemuda, dan komunitas otomotif.
Selain menjadi tempat penyaluran bakat para rider, event ini juga diharapkan mampu mendongkrak perekonomian warga lokal dengan menghidupkan sektor UMKM serta menarik kunjungan wisatawan ke Kabupaten Soppeng. Panitia sendiri menargetkan sekitar 150 hingga 300 peserta dari berbagai daerah yang siap beradu kecepatan.
Kompetisi ini akan mempertandingkan 8 kelas yang terbagi dalam dua kategori utama. Kategori Lokal akan memperlombakan kelas Taxi Gabah Standar, Taxi Gabah Muatan, Taxi Gabah Non Muatan, dan Taxi Gabah Pemula.
Sementara itu, Kategori Open akan membuka kelas Open 110 CC, Open 125 CC, Open Modifikasi, hingga Open Adventure (KLX/CRF) 150 CC. Seluruh rangkaian acara akan dimulai pada Sabtu, 22 Agustus 2026, untuk sesi registrasi dan babak penyisihan, kemudian disusul babak semifinal, final, serta seremoni penyerahan hadiah pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Untuk memotivasi para peserta, panitia telah menyiapkan hadiah yang sangat menarik. Juara pertama hingga ketiga di setiap kelas akan mendapatkan trofi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan.
Tak tanggung-tanggung, bagi peserta yang berhasil menyabet gelar Juara Umum, panitia bakal menghadiahi mereka Trofi Bergilir, uang pembinaan tambahan, dan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor.
Sekretaris Panitia, Lantur, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kompak menyukseskan acara ini demi menjaga warisan budaya tani sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Soppeng lewat olahraga otomotif rakyat.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar