Soppeng, Sidiknewss - Keresahan warga dan kejanggalan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di sejumlah SPBU Kabupaten Soppeng, Rabu 26/08/2026.
Praktik penimbunan yang diduga dijalankan oknum pemborong nakal disinyalir makin bebas bergerak tanpa tersentuh hukum, hingga memicu kecurigaan publik tentang apakah ada pembiaran atau justru terdapat istilah beking di balik layar?
Hasil penelusuran dari berbagai sumber di lapangan mengindikasikan bahwa pasokan solar subsidi yang harusnya jatah rakyat kecil diduga kuat disedot demi keuntungan pribadi.
Alih-alih sampai ke tangan petani yang sedang membutuhkan, solar ini disebut-sebut mengalir deras ke tangki industri, baik untuk perusahaan lokal Soppeng maupun diangkut armada khusus keluar daerah.
Dampaknya langsung memukul perekonomian warga bawah. Para petani dan pengemudi lokal harus mengelus dada menghadapi antrean mengular di SPBU, bahkan sering kali pulang dengan tangan kosong akibat stok yang mendadak ludes.
“Identitas pelakunya padahal sudah jadi rahasia umum di sini. Yang kami bingungkan, kenapa sampai sekarang aman-aman saja? Murni tidak tahu atau sengaja tutup mata?” celoteh salah satu warga setempat, Selasa (25/8/2026).
Merespons kondisi yang tak kunjung membaik, warga mendesak jajaran Polres Soppeng beserta instansi berwenang tidak tinggal diam menunggu aduan formal. Aparat diharapkan langsung turun tangan melakukan investigasi menyeluruh demi membongkar dugaan jaringan permainan BBM ini secara transparan.
Apabila dugaan tersebut valid, aparat dituntut bertindak tegas tanpa pandang bulu. Namun jika tidak terbukti, klarifikasi resmi tetap mutlak diperlukan agar tidak memicu bola liar dan rasa saling curiga di tengah masyarakat.
Penulis: April



Tidak ada komentar:
Posting Komentar