Soppeng, Sidiknewss - Kabar mengejutkan kembali berembus dari Mapolres Soppeng, di mana sejumlah barang bukti kendaraan yang sebelumnya diamankan dalam operasi dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi kini mendadak tak lagi terlihat di area halaman Polres Soppeng.
Fenomena hilangnya tiga unit angkutan umum jenis pete-pete dan dua mobil Kijang yang diduga telah dimodifikasi guna pengangkutan BBM tersebut memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat Bumi Latemmamala mengenai kelanjutan proses hukumnya.
Padahal, baru-baru ini publik memberikan apresiasi tinggi terhadap ketegasan Kasat Reskrim AKP Dodie Rama Putra dan Kanit Resmob Aiptu Jumaldi yang berhasil mengamankan sejumlah pengangkut tersebut di wilayah Gattareng, Solie, dan Desa Jampu dalam upaya memberantas mafia BBM yang merugikan petani serta nelayan kecil.
Hingga saat ini, perkembangan kasus tersebut terkesan mandek dan tidak jelas ujung pangkalnya, apakah sudah selesai diproses, dilimpahkan ke tingkat yang lebih tinggi, atau justru sengaja diendapkan tanpa kepastian.
Lenyapnya barang-barang bukti berukuran besar ini pun memicu spekulasi liar. Publik mempertanyakan apakah kasus ini diam-diam telah ditutup dan kendaraannya dibebaskan tanpa ada pemberitahuan resmi.
Kondisi ini turut memancing reaksi keras dari Ketua LSM LPKN Soppeng, Alfred Surya Putra Panduu, yang mempertanyakan transparansi penanganan perkara tersebut dan menegaskan bahwa hilangnya kendaraan sitaan tanpa kejelasan status hukum yang terbuka hanya akan mencederai kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Upaya konformasi telah dilakukan kepada kasat reskrim polres soppeng, AKP Doodie ramaputra, namun peryataan yang diberikan masih tanpak samar dan belum ada kepastian.
"untuk 5 mobil yang sempat ditahan saya pribadi tidak tau kemana, nanti saya periksa kembali kemana perginya" Ungkapnya melalui saluran telpon saat dihubungi 29/6/2026.
Transparansi pihak kepolisian kini benar-benar ditagih dan diuji secara nyata oleh publik serta lembaga swadaya masyarakat, sebab masyarakat berhak mengetahui secara pasti ke mana perginya mobil-mobil sitaan tersebut dan sejauh mana komitmen Korps Bhayangkara dalam mengusut tuntas jaringan mafia BBM subsidi hingga ke akar-akarnya.
Penulis: April S



Tidak ada komentar:
Posting Komentar